Imunisasi Japanese Encephalitis apakah dampaknya jika tidak dilakukan berulang - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter, saya mendapatkan pertanyaan dari pasien bahwa anak beliau sebelumnya mendapatkan imunisasi japanese encephalitis di usia 11 bulan dan dianjurkan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Imunisasi Japanese Encephalitis apakah dampaknya jika tidak dilakukan berulang

    Dibalas 01 Juni 2021, 08:15
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter, saya mendapatkan pertanyaan dari pasien bahwa anak beliau sebelumnya mendapatkan imunisasi japanese encephalitis di usia 11 bulan dan dianjurkan imunisasi ulang 1 tahun kemudian. Namun saat imunisasi pertama di usia 11 bulan, anak beliau demam tinggi dan saat ini tidak ingin utk diimunisasi ulang japanese encephalitis diusia 2 th. Jika anak beliau tidak diimunisasi lagi, kira2 bagaimana ya dok? Mengingat efek samping demam tinggi yg pernah dialami anak beliau sblmnya.

31 Mei 2021, 14:07

Alo Dokter,

Vaksin JE hanya dianjurkan untuk anak yang tinggal di daerah endemis, atau yang akan berkujung ke daerah endemis. Di Indonesia saat ini baru termasuk Bali. Vaksin JE dapat mulai diberikan pada usia 9 bulan, dan untuk booster bisa diulang 1−2 tahun berikutnya. Sebaiknya didiskusikan dengan dokter anaknya terkait KIPI yang terjadi.

01 Juni 2021, 08:15
Alo Dokter,
Vaksin JE direkomendasikan diberikan sekali suntikan jika berada atau mengunjungi daerah endemis. Jika perlu booster bisa dilakukan pada usia 2-3 tahun. Kampanye vaksin JE memang dicanangkan di Bali dok krn kasus terbanyak dijumpai di sana namun direncanakan jadi program imunisasi dasar. Jadi tdk masalah jika ingin diberikan dok krn selain di Bali, kasusnya juga ditemukan di Pulau Jawa (Jakarta dan Jabar), Nusa Tenggara, Kalbar dan Sulut.