Mata bengkak dan lebam setelah minum obat - Diskusi Dokter

general_alomedika

alo dokter. saya punya pasien yang awalnya datang dengan nyeri kepala setelah di periksa pasien juga memiliki nyeri ulu hati lalu di berikan kombinasi hyosin...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Mata bengkak dan lebam setelah minum obat

    Dibalas 09 Oktober 2023, 08:54
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    alo dokter. saya punya pasien yang awalnya datang dengan nyeri kepala setelah di periksa pasien juga memiliki nyeri ulu hati lalu di berikan kombinasi hyosin + pct dan omeprazole lalu setelah pasien meminum obatnya pasien mengeluhkan bengkak dan lebam pada mata, apakah hal tersebut merupakan es obat atau reaksi alergi ya dokter?

04 Oktober 2023, 09:19
Selamat pagi dok,
Kasus ini bisa kita golongkan dalam Cutaneus Reactions of Drugs, dimana bibir yang bengkak menandakan adanya Angioedema. Harus berhati2 dengan adanya Angioedema karena merupakan suatu reaksi anafilaktik.
Untuk lebam di mata, bisa dicurigai suatu Fixed Drug Eruption. Lebam pada FDE muncul dalam bentuk bulat atau lonjong, eritematosa, makula merah terang atau merah magenta. FDE umumnya ditemukan pada daerah genitalia dan perianal, tapi dapat muncul dimana saja di kulit kita. FDE dapat muncul 30 menit hingga 8-16 jam setelah komsumsi obat tersangka.
Diantara banyak penyebab FDE, yang paling banyak adalah golongan NSAID, antibiotik golongan Tetrasiklin dan Sulfonamide.
Khas dari FDE ini, jika pasien kembali mengkosumsi obat tersangka, akan muncul di tempat yang sama, tetapi lesi baru juga sering muncul di tempat lain.
Semoga bisa membantu.
08 Oktober 2023, 16:22
Dok izin bertanya. kadang saya menjumpai pasien seperti ini juga. Biasanya pasien nyeri nyeri atau demam menggigil, dan sebelumnya diberi obat paketan  (Paracetamol/Metamizole, Ibuprofen / Asam mefenamat, Dexamethasone / Methylprednisolone / Prednisone, dan Klotrimoksasol). Jadwal minum juga sering rapat rapat karena pasien umum nya pelupa kalau dijeda. Mengingat obat obat tersebut masuk ke yang sering terjadi, tetapi kalau dihentikan sekaligus semua juga pasien membutuhkan, setidaknya salah satu nya, maka bagaimana sebaiknya dok? Yang mana lebih dahulu di eliminasi? Yang di eliminasi apakah diganti atau di eliminasi saja? Terimakasih
04 Oktober 2023, 08:53
dr. Gabriela
dr. Gabriela
Dokter Umum

Alo Dokter, 

sebelumnya untuk lebamnya apakah sudah ada sebelum pasien minum obat? Apakah ada riwayat trauma/operasi sebelumnya...

Karena biasanya kalau mata bengkak setelah minum obat, bisa saja karena alergi terhadap obatnya. Selain mata, apakah bibir dan wajah juga membengkak (angioedema)?

Namun, jika disertai dengan lebam, saya akan memikirkan dd lain.. misal pasien punya gangguan perdarahan yang belum/tidak diketahui

CMIIW, menyimak juga insight dari TS lain

https://www.alomedika.com/penyakit/alergi-dan-imunologi/angioedema

 

09 Oktober 2023, 08:52
Betul dokter. biasanya yang mengalami begini, setelah minum obat paketan tersebut, sehingga bingung juga mau dihentikan yang mana
08 Oktober 2023, 23:49
Selamat malam dr. Abraham,
Untuk mengetahui, dengan pasti, obat tersangka yang menyebabkan Cutaneus Reaction of Drugs adalah dengan tes provokasi oral obat2 tersangka.
Tetapi tes provokasi oral ini sangat sulit dilakukan apabila obat tersangka terlalu banyak, memerlukan sarana dan prasarana yg mendukung juga sehingga jarang dilakukan.
Jika memang pasien membutuhkan obat2 tersangka tersebut atas keluhan yang dialami, cara yang terbaik adalah memilih obat dengan profil keamanan paling tinggi, tentu saja dengan mempertimbangkan riwayat pemakaian obat2 tersebut secara tunggal sebelumnya, anamnesa harus digali lebih dalam sehingga kebutuhan pasien terhadap obat2 tersebut dapat terpenuhi.
Semoga bisa membantu.
09 Oktober 2023, 08:54
Terimakasih banyak dokter